Ayo Segera Bergabung

Milis : margoyudan-98@yahoogroups.com
Friendster : margoyudan solo (margoyudan_98@yahoo.co.id)
Facebook : Margoyudan Smansa

Kamis, 27 November 2008

motivasi diri

“Saya bermotivasi tinggi untuk memperbaiki diri sendiri” sebuah contoh kalimat yang digunakan untuk menaikkan motivasi pada diri kita sendiri, untuk sesuatu yang kita inginkan.

Jadi apa sebenarnya motivasi itu?

Motivasi adalah daya pendorong dari keinginan kita agar terwujud. Motivasi adalah sebuah energi pendorong yang berasal dari dalam kita sendiri.

Motivasi adalah daya pendorong dari keinginan kita agar terwujud. Energi pendorong dari dalam agar apapun yang kita inginkan dapat terwujud. Motivasi erat sekali hubungannya dengan keinginan dan ambisi, bila salah satunya tidak ada, motivasi pun tidak akan timbul.

Banyak dari kita yang mempunyai keinginan dan ambisi besar, tapi kurang mempunyai inisiatif dan kemauan untuk mengambil langkah untuk mencapainya. Ini menunjukkan kurangnya energi pendorong dari dalam diri kita sendiri atau kurang motivasi.

Motivasi akan menguatkan ambisi, meningkatkan inisiatif dan akan membantu dalam mengarahkan energi kita untuk mencapai apa yang kita inginkan. Dengan motivasi yang benar kita akan semakin mendekati keinginan kita.

Biasanya motivasi akan besar, bila orang tersebut mempunyai visi jelas dari apa yang diinginkan. Ia mempunyai gambaran mental yang jelas dari kondisi yang diinginkan dan mempunyai keinginan besar untuk mencapainya. Motivasilah yang akan membuat dirinya melangkah maju dan mengambil langkah selanjutnya untuk merealisasikan apa yang diinginkannya.

Lakukan apapun dalam pengembangan diri anda dengan motivasi, baik itu karir, hubungan, spiritual, pekerjaan, menulis, memasak, membeli rumah, mendapatkan pacar, mengajar anak atau apapun. Motivasi ini akan ada, bila ada visi yang jelas dari apa yang anda akan lakukan, mengetahui apa yang akan anda lakukan dan percaya akan kekuatan yang ada pada anda sendiri. Ia akan merupakan kunci sukses dari apapun yang anda lakukan.

Untuk termotivasi, ketahui terlebih dahulu apa yang anda inginkan selanjutnya anda harus dapat meningkatkan energi keinginan itu dan siap untuk melakukan apa saja agar keinginan dapat tercapai.
------------ --------- --------- --

Anda ingin apa Mas...? ya tentu saya ingin hidup bahagia dan ingin masuk surga..!!

cari alasan...........

D iruangan sauna, Seorang Amerika, Jepang dan saudara kita orang Indonesia……

Keheningan didalam ruangan sauna dipecahkan oleh bunyi, ...bip,...bip, ....bip.. .... Orang Amerika membuka telapak tangan kirinya, dan membaca tulisan yang tertulis ditelapak tangannya itu. Dua rekan se "sauna"nya dengan kagum melihat tulisan yang muncul ditelapak tangan orang Amerika tersebut.

Oh, telapak tangan saya telah ditanamkan chips, saya dapat langsung menerima pesan SMS tanpa alat , tertulis ditelapak tangan saya,...ujar si Amerika.

Sesaat kemudian terdengar dering telepon, orang Jepang mengangkat tangan kanannya, jempol didekatkan ke telinga sedangkan jari kelingking kebibirnya, Oh maaf, saya terima telepon dulu, tangan saya sudah berisi chips, saya dapat menerima dan berbicara melalui 2 jari saya tanpa menggunakan HP kata si Jepang.

Melihat semua itu, sahabat kita dari Indonesia mulai gugup, Apa yang bisa saya tunjukkan untuk mengalahkan orang orang ini? pikirnya. Karena stress, keinginannya untuk buang air besar tidak tertahankan lagi.

Usai buang air, dia kembali lagi ke ruang sauna, tetapi karena tidak biasa membasuh bokongnya dengan kertas toilet, seuntai kertas toilet masih berjuntai di belahan bokongnya.

Dengan keheranan dan jijik orang Jepang dan orang Amerika menunjuk ke untaian kertas "sisa" tsb dan berkata: Kertas apa itu yang tergantung dibokong anda...?

Oh maaf, saya baru terima Fax, terima kasih..!

Jumat, 14 November 2008

Tampilkan Soeharto di Iklan untuk Rekonsiliasi, PKS Berlebihan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggunakan alasan rekonsiliasi nasional untuk memasukkan gambar Soeharto dalam iklan hari pahlawannya. Hal itu pun dinilai berlebihan oleh mantan aktivis mahasiswa Budiman Sujatmiko.

"Tanpa menjadikan Soeharto guru bangsa, rekonsiliasi pun bisa tetap berjalan," ujar Budiman.

Hal tersebut disampaikan Budiman dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertajuk 'Iklan Politik: Tokoh Nasional Milik Siapa?' di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/11/2008).

Hadir pula tokoh muda Muhammadiyah Yusuf Warsyim, Wasekjen PKS Fahri Hamzah, dan
Ketua DPP PKB Marwan Ja'far.

Untuk mewujudkan rekonsiliasi, lanjut Budiman, tidak perlu sampai mengangkat
Soeharto yang tadinya bercitra negatif lalu diangkat menjadi guru bangsa.
Menurutnya, kalau mau mewujudkan rekonsiliasi, cukup mengangkat Soeharto setara
sebagai manusia biasa yang tidak perlu dideskreditkan.

"Yang tadinya dipersetankan, dijadikan manusia biasa saja. Jangan dijadikan
malaikat," tegas caleg PDIP ini.

Namun demikian, lebih lanjut Budiman juga menjelaskan bahwa PDIP tidak mempermasalahkan sosok Soekarno yang juga muncul dalam iklan PKS.

"Saya tidak mempermasalahkan secara pribadi, dan saya kira PDIP juga tidak mempermasalahkannya," pungkas mantan Ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) ini.(lrn/nwk)

Selasa, 11 November 2008

SENYUM


Dear all,Bagus banget nich & wajib di baca ya.
Kisah di bawah ini adalah kisah yang saya dapat dari milis alumni atau warga Indonesia yg bermukim atau pernah bermukim di sana. Demikian layak untuk dibaca beberapa menit, dandirenungkan seumur hidup.------------ --------- --------- --------- --------- --------- -Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikankuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi.Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang sayaharapkan setiap orang memilikinya.Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama "Smiling."Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnyakepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksimereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mem-presentasikandidepan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat danselalutersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah.Setelah menerima tugas tsb, saya bergegas menemui suami saya dan anakbungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergikerestoran McDonald's yang berada di sekitar kampus. Pagi itu udaranyasangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian,saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si Bungsu sambilmencari tempat duduk yang masih kosong.Ketika saya sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadaksetiap orang di sekitar kami bergerak menyingkir, dan bahkan orangyang semula antri dibelakang saya ikut menyingkir keluardari antrian.Suatu perasaan panik menguasai diri saya, ketika berbalik dan melihatmengapa mereka semua pada menyingkir ? Saat berbalik itulah sayamembaui suatu "bau badan kotor" yang cukup menyengat,ternyata tepat di belakang saya berdiri dua orang lelaki tunawismayang sangat dekil! Saya bingung, dan tidak mampu bergerak sama sekali.Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yanglebih pendek, yang berdiri lebih dekat dengan saya, dan ia sedang"tersenyum" kearah saya.Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam, tapi juga memancarkankasih sayang. Ia menatap kearah saya, seolah ia meminta agar sayadapat menerima 'kehadirannya' ditempat itu.Ia menyapa "Good day!" sambil tetap tersenyum dan sembari menghitungbeberapa koin yang disiapkan untuk membayar makanan yang akan dipesan.Secara spontan saya membalas senyum nya, dan seketika teringat olehsaya 'tugas' yang diberikan oleh dosen saya. Lelaki kedua sedangmemainkan tangannya dengan gerakan aneh berdiri di belakang temannya.Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensimental, dan lelaki dengan mata biru itu adalah "penolong" nya. Sayamerasa sangat prihatin setelah mengetahui bahwa ternyata dalam antrianitu kini hanya tinggal saya bersama mereka,dan kami bertiga tiba2 sajasudah sampai didepan counter.Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang inginsaya pesan, saya persilah kan kedua lelaki ini untuk memesan duluan.Lelaki bermata biru segera memesan "Kopi saja, satucangkir Nona." Ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yangmampu dibeli oleh mereka (sudah menjadi aturan direstoran disini, jikaingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orangharus membeli sesuatu). Dan tampaknya kedua orang ini hanya inginmenghangatkan badan.Tiba2 saja saya diserang oleh rasa iba yang membuat saya sempatterpaku beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah merekamencari tempat duduk yang jauh terpisah dari tamu2 lainnya,yang hampir semuanya sedang mengamati mereka. Pada saat yangbersamaan, saya baru me-nyadari bahwa saat itu semua mata di restoranitu juga sedang tertuju ke diri saya, dan pasti juga melihat semua'tindakan' saya.Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untukketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan. Saya tersenyumdan minta diberikan dua paket makan pagi (diluarpesanan saya) dalam nampan terpisah.Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yangada di counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan saya kemeja/tempat duduk suami dan anak saya. Sementara sayamembawa nampan lainnya berjalan melingkari sudut kearah meja yangtelah dipilih kedua lelaki itu untuk beristirahat. Saya letakkannampan berisi makanan itu di atas mejanya, dan meletakkan tangan sayadi atas punggung telapak tangan dingin lelaki bemata biru itu, sambilsaya berucap "makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua."Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulaibasah ber-kaca2 dan dia hanya mampu berkata "Terima kasih banyak, nyonya."Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya sayaberkata "Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian,Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkansesuatu ketelinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian."Mendengar ucapan saya, si Mata Biru tidak kuasa menahan haru danmemeluk lelaki kedua sambil terisak-isak. Saat itu ingin sekali sayamerengkuh kedua lelaki itu.Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalanmeninggalkan mereka dan bergabung dengan suami dan anak saya, yangtidak jauh dari tempat duduk mereka. Ketika saya duduk suamisaya mencoba meredakan tangis saya sambil tersenyum dan berkata"Sekarang saya tahu, kenapa Tuhan mengirimkan dirimu menjadi istriku,yang pasti, untuk memberikan 'keteduhan' bagi diriku dan anak-2ku! "Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan saat itu kami benar2bersyukur dan menyadari,bahwa hanya karena 'bisikanNYA' lah kami telahmampu memanfaatkan 'kesempatan' untuk dapat berbuat sesuatu bagi oranglain yang sedang sangat membutuhkan.Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akanmeninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya, merekasatu persatu menghampiri meja kami, untuk sekedar ingin 'berjabattangan' dengan kami.Salah satu diantaranya, seorang bapak, memegangi tangan saya, danberucap "Tanganmu ini telah memberikan pelajaran yang mahal bagi kamisemua yang berada disini, jika suatu saat saya diberikesempatan olehNYA, saya akan lakukan seperti yang telah kamucontohkan tadi kepada kami."Saya hanya bisa berucap "terimakasih" sambil tersenyum. Sebelumberanjak meninggalkan restoran saya sempatkan untuk melihat kearahkedua lelaki itu, dan seolah ada 'magnit' yang menghubungkan bathinkami, mereka langsung menoleh kearah kami sambil tersenyum, lalumelambai-2kan tangan-nya kearah kami. Dalam perjalanan pulang sayamerenungkan kembali apa yang telah saya lakukan terhadap kedua orangtunawisma tadi, itu benar2 'tindakan' yang tidak pernah terpikir olehsaya. Pengalaman hari itu menunjukkan kepada saya betapa 'kasihsayang' Tuhan itu sangat HANGAT danINDAH sekali!Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah dengan 'cerita' iniditangan saya. Saya menyerah- kan 'paper' saya kepada dosen saya. Dankeesokan harinya, sebelum memulai kuliahnya sayadipanggil dosen saya ke depan kelas, ia melihat kepada saya danberkata, "Bolehkah saya membagikan ceritamu ini kepada yang lain?"dengan senang hati saya mengiyakan. Ketika akan memulai kuliahnya diameminta perhatian dari kelas untuk membacakan paper saya. Ia mulaimembaca, para siswapun mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen,dan ruangan kuliah menjadi sunyi. Dengan cara dan gaya yang dimilikisang dosen dalam membawakan ceritanya, membuat para siswa yang hadirdi ruang kuliah itu seolah ikut melihat bagaimana sesungguhnyakejadian itu berlangsung, sehingga para siswi yang duduk di deretanbelakang dii dekat saya diantara nya datang memeluk saya untukmengungkapkan perasaan harunya.Diakhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup ceritanyadengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis diakhir paper saya ."Tersenyumlah dengan 'HATImu', dan kau akan mengetahui betapa'dahsyat' dampak yang ditimbulkan oleh senyummu itu."Dengan caraNYA sendiri, Tuhan telah 'menggunakan' diri saya untukmenyentuh orang-orang yang ada di McDonald's, suamiku, anakku, guruku,dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malamterakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan 1 pelajaranterbesar yang tidak pernah saya dapatkan di bangku kuliah manapun,yaitu: "PENERIMAAN TANPA SYARAT."Banyak cerita tentang kasih sayang yang ditulis untuk bisa diresapioleh para pembacanya, namun bagi siapa saja yang sempat membaca danmemaknai cerita ini diharapkan dapat mengambilpelajaran bagaimana cara MENCINTAI SESAMA, DENGAN MEMANFAATKANSEDIKIT HARTA-BENDA YANG KITA MILIKI, dan bukannya MENCINTAIHARTA-BENDA YANG BUKAN MILIK KITA, DENGAN MEMANFAATKAN SESAMA!Jika anda berpikir bahwa cerita ini telah menyentuh hati anda,teruskan cerita ini kepada orang2 terdekat anda. Disini ada 'malaikat'yang akan menyertai anda, agar setidaknya orang yang membaca ceritaini akan tergerak hatinya untuk bisa berbuat sesuatu (sekecil apapun)bagi sesama yang sedang membutuhkan uluran tangannya!Orang bijak mengatakan: Banyak orang yang datang dan pergi darikehidupanmu, tetapi hanya 'sahabat yang bijak' yang akan meninggalkanJEJAK di dalam hatimu.Untuk berinteraksi dengan dirimu, gunakan nalarmu. Tetapi untukberinteraksi dengan orang lain, gunakan HATImu! Orang yang kehilanganuang, akan kehilangan banyak, orang yang kehilangan teman, akankehilangan lebih banyak! Tapi orang yang kehilangan keyakinan, akankehilangan semuanya! Tuhan menjamin akan memberikan kepada setiaphewan makanan bagi mereka, tetapi DIA tidak melemparkan makanan itu kedalam sarang mereka, hewan itu tetap harus BERIKHTIAR untuk bisamendapatkannya.
Mmmm gimana?? Semoga bermanfaat ya...
Cheers,
Rizkadellani

Minggu, 09 November 2008

Tanya Kenapa

"Gara-gara bau rokok dalam kamar masuk ruang tamu...., akhirnya isteriku marah-marah."

(ini fotoku 20 tahun lagi heheheh..)







"Ya elah, sudah tahu suaminya kerjanya di pabrik rokok, masa gak boleh merokok" Tanya kenapa....








Coz malemnya habis ujan pikiran ikut seger, so bikin Ad sajalah hahahaha...
Hasilnya seperti yag kalian lihat hahahahahahaha...

posted by hangga

Jumat, 07 November 2008

blognya new release


Selamat Datang di blog yang saya coba buat ini. Blog yang hanya berisi sebagian dari cuplikan perjalanan hidup saya. Entah saya nggak tahu untuk apa Anda masuk di blog saya ini, tapi yang jelas saya senang sekali Anda menyempatkan diri untuk membuka blog ini. Ya, paling nggak Anda akan tahu sebagian dari perjalanan hidup saya. Saya sekedar mencoba menangkap dan merekam kejadian atau hal yang saya alami untuk bisa di-share dengan Anda semua entah Anda kenal saya ataupun tidak, begitupun sebaliknya.Makasih.Salam,-fadli tams-

wicak dan andi




"andi setiawan"
Male, 27, Married
Interested In: Friends
Member Since: Oct 2008
Location: Jogjakarta, Yogyakarta, ID
Hometown: solo
Company: Res. Bedah Rsup Dr.Sardjito

m.akbar

Saya Akbar, terakhir dikeluarkan dari 3 IPA 1 tahun 98, baru gabung sama milis ini, kebenulan dikabari sama Sigit Giri Wibowo kalo ada milis Smansa 98. Mudah-mudahan ada yang masih inget, kalo nggak ya nasib.

Met kenal buat yang blom kenal, met ketemu lagi buat yang udah kenal.HP : +6590266231
Alamat : 91 Tanglin Halt Rd. #35-316 Singapura
Email : sob80sup81@gmail. com
YM : ampir ndak pernah dinyalahin.

Foto bisa dilihat di http://www.facebook .com/home. php#/profile. php?id=640050627



Akbar

Kamis, 06 November 2008

Keluarga Amrozi dan Muklas Ajukan Grasi



Menjelang dilakukannya eksekusi, keluarga Amrozi dan Muklas mengirim surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mereka kemudian meminta eksekusi ditunda sampai adanya balasan dari presiden.

Surat itu dikirim oleh kakak kandung kedua terpidana, Djafar Sodiq, pada Kamis 6 November 2008 kemarin pagi. Apa sebenarnya isi surat tersebut? Hingga kini belum ada yang mengetahui kecuali si penulis surat. Pihak Istana Negara sendiri juga belum menerimanya.

Ketua Dewan Pembina Tim Pembela Muslim (TPM) Mahendradatta memastikan, baik Amrozi maupun Muklas juga tidak tahu mengenai pengiriman surat itu. Pasalnya, akses antara terpidana dan keluargnya sudah tertutup.

"Keinginan keluarga untuk mengirim surat itu baru muncul sekarang. Saya dengan tegas mengatakan, Amrozi dan adiknya (Muklas) tidak tahu menahu perihal surat itu," kata Mahendra

Kerahasian surat itu memunculkan berbagai spekulasi tentang apa yang disampaikan keluarga dari Tenggulun Solukoro, Lamongan, Jawa Timur (Jatim), itu kepada presiden.

Mahendra mengatakan, mungkin mereka meminta keadilan kepada SBY, karena belum diizinkan menjenguk Amrozi dan Muklas di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Batu, Nusakambangan, Jawa Tengah (Jateng). Bisa pula keluarga itu menginginkan agar eksekusi ditunda, tak hanya sebelum SBY memberikan jawaban.

Namun, ada dugaan kuat, surat tersebut merupakan permohonan grasi dari keluarga dua terpidana itu kepada presiden. Saat ditanya mengenai hal ini Mahendra tutup mulut. "Saya no comment," ujarnya singkat.

Diajukannya grasi oleh keluarga para terpidana tampaknya beralasan. Pertama, keluarga Amrozi kini sedang gecarnya melakukan upaya hukum untuk menghambat dilakukannya eksekusi. Pada Senin kemarin, Djafar Sodiq mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas nama keluarga ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. PK itu tercatat sebagai PK keempat sejak Amrozi, Imam Samudra, dan Muklas divonis mati.

Kedua, walaupun tanpa sepersetujuan terpidana, keluarga dapat mengajukan grasi. Hal itu sesuai dengan bunyi pasal 6 UU No 22/2002 tentang Grasi. Ayat 3 dalam pasal itu mengatakan, "Dalam hal terpidana dijatuhi hukuman mati, permohonan grasi dapat diajukan oleh keluarga terpidana tanpa persetujuan terpidana."

Ketiga, surat itu juga ditembuskan kepada Mahkamah Agung (MA) melalui Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali. Dilibatkannya MA ini mengingatkan pada pasal 11 UU yang sama. Dikatakan pasal tersebut bahwa presiden memberikan keputusan tentang permohohan grasi setelah memerhatikan pertimbangan MA.

Terakhir, Keluarga Amrozi, Muklas, atau pun Imam Samudra, kata Mahendra, juga belum pernah mengajukan grasi sebagai hak yang dijamin UU.

Jika memang surat tersebut berisi permohonan grasi, maka eksekusi Amrozi cs mau tidak mau harus menunggu keputusan presiden. Dengan demikian, eksekusi yang yang dijadwalkan antara antara tanggal 1 - 15 November menjadi diragukan.

Dalam pasal 9 UU No 22/2002 dinyatakan, dalam waktu 20 hari, pengadilan di tingkat pertama (pengadilan negeri) mengirimkan salinan permohonan grasi dan berkas perkara terpidana kepada MA.

Kemudian, MA mempunyai waktu tiga bulan untuk mengirimkan pertimbangan kepada presiden. Dalam waktu tiga bulan pula, presiden membuat keputusan apakah menerima atau menolak grasi tersebut.

Selanjutnya, pasal 11 menyebutkan presiden menyampaikan Keppres tentang grasi itu kepada terpidana paling lambat 14 hari.

Melihat ketentuan UU tersebut, bisa saja keputusan soal grasi keluarga Amrozi dan Muklas diambil dalam sisa waktu tujuh hari ke depan. Namun, bagaimana jika surat keluarga Amrozi itu tak sampai ke tangan presiden? Sebab Djafar Shodig mengirimkan surat itu via pos!

Poster 'Pocong Vs Kuntilanak' Jiplak?

Poster 'Pocong Vs Kuntilanak' Jiplak?


Gambar

Beredar kabar poster film 'Pocong Vs Kuntilanak', mirip dengan poster film asal negeri paman Sam 'Freddy Vs Jason'. Sebuah kebetulan sekali, kedua film itu sama-sama berada di genre film horor thriller.

Dilihat dari gambar, terlihat kemiripan 'Pocong Vs Kuntilanak' dan 'Freddy Vs Jason'. Di dua poster itu, tokoh mahluk jahat itu saling bertatapan dengan latar belakang gelap.

'Freddy Vs Jason' lebih dulu beredar di pasaran pada 5 Maret 2004. Film ini mempertemukan dua tokoh hantu yang legendaris Freddy Krueger dan Jason Voorhees dalam satu scene. Setelah lama menghuni liang lahat Freddy dan Jason bangkit kembali untuk meneror remaja-remaja di Elm Street.

Sedangkan 'Pocong Vs Kuntilanak' mulai rilis hari ini, Kamis (6/11/2008). Film yang dibintangi Ahmad Zaki, Alia Rosa dan Aldy Taher itu menampilkan perseteruan antara pocong dan kuntilanak yang konon sudah dimulai dari zaman penjajahan Belanda.

Aldi Taher sang bintang 'Pocong Vs Kuntilanak' mengaku tidak mengetahui kemiripan poster filmnya itu. "Soalnya yang buat kan PHnya. Konsepnya mungkin sama ya. Film ini sama-masa nampilin dua setan yang legend," ucap Aldi

Namun lawan main Dewi Persik di film 'Tiren' itu mengaku takut, ketika melihat papan reklame film 'Pocong Vs Kuntilanak' di salah satu bilangan Jakarta. "Gue baru lihat balihonya, serem banget," ungkapnya.

Di luar mirip atau tidak, Aldi menekankan film itu merupakan film horor pertama yang menampilkan pertarungan sengit antar dua mahluk halus dan layak untuk ditonton. "Gokil deh pokoknya film ini," ujarnya.

Selasa, 04 November 2008

Siswa SMA 26 Ditelanjangi & Dicabuli

Pembina Futsal SMA 26 menelanjangi dan diduga memainkan kelamin anak didiknya. Pembina Futsal itu pun dinilai berperilaku homoseksual."Perilaku pelatih itu merupakan perilaku homoseksual," kata Seto Mulyadi (Kak Seto) saat mengunjungi SMA 26 di Jl Tebet Barat IV, Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2008).Menurut Kak Seto, kejadian ini merupakan fenomena gunung es. Kasus ini merupakan satu kasus dari puluhan kasus yang terjadi di berbagai sekolahan di Indonesia. "Pimpinan sekolah harusnya memantau setiap kegiatan yang melibatkan orang luar," tandas Ketua Komnas Perlindungan Anak."Sekolah jangan terlalu percaya terhadap orang meski dari luar penampilannya meyakinkan," katanya.Tidak hanya dari sekolah, lanjut Kak Seto, orangtua harus selalu aktif menjalin komunikasi dengan anak-anaknya. Kasus ini merupakan pelajaran bagi orangtua untuk selalu introspeksi diri."Jangan percaya melepas anak meski sudah di sekolah favorit," tegasnya

Perilaku homoseksual Joe, pelatih futsal SMA 26, ternyata sudah diketahui tetangga kampungnya di Jalan Minangkabau Dalam, Setiabudi, Jakarta Selatan. Tak cuma homo, Joe juga dikenal lebih akrab berteman dengan perempuan dibanding dengan laki-laki.Menurut tetangga yang rumahnya bersebelahan gang dengan rumah Joe, perilaku homoseksual Joe sudah diketahui lama."Emang saya sih sudah tahu lama, Mas. Saya tahu dari laki saya. Di sini panggilannya dacing, itu homo. Tapi ya mungkin baru sekarang aja ketahuan," ujar tetangga yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom, Selasa (4/11/2008).Perempuan muda dan cantik itu mengatakan kalau Joe suka berkumpul dengan ibu-ibu di kampung itu daripada bapak-bapaknya."Di sini dia sering main sama ibu-ibu. Gaulnya jarang sama laki-laki. Ngomongnya juga yang begituan lah Mas," celotehnya.Perempuan yang memakai daster itu memang sering melihat anak-anak SMA yang sering main ke rumah Joe."Emang dulu sih sering banyak yang main ke rumahnya si Joe, kayaknya sih anak (SMA) 26 Mas, cowok-cowok. Yang jelas bukan anak daerah sini," imbuh dia.Dari mana Mbak tahu kalau rumah Joe sering kedatangan tamu?"Loh kan parkirnya di pintu masuk gang. Di situ berjejer beberapa motor kadang," kata dia.Pantauan detikcom, rumah Joe terletak di gang yang sempit sehingga hanya cukup dimasuki satu sepeda motor.Perempuan itu mengaku tahu Joe tersandung kasus pencabulan di SMA 26 dari koran. "Tadi kan saya baca koran. Yang ngasih laki saya," tuturnya

Senin, 03 November 2008

ULIN KA BANDUNG (Dolan ning kuto Bandung)
















Temans, hari jumat kemarin aku ke Bandung..





kebetulan ada keperluan terkaitpekerjaan di Preanger.. jadi kerja sambil maen ke Bandung, karena memangsudah diniatin begitu.. :D





Sesampainya di Preanger sebetulnya menjadi pekerjaan yang membosankan karenaaku masih diminta menunggu yg hanya sekitar 1,5 jam.. beda cerita dgbeberapa waktu lalu dimana pas menunggu ternyata di tempat yg sama sedangada recruitment pramugari salah satu maskapai nasional di negeri ini..menunggu menjadi sesuatu yang menyenangkan karena mata ini menjadidimanjakan oleh neng geulis - neng geulis yg berlalu lalang.. tapi, menunggubuat Rori jumat sore itu aku yakin menjadi hal yg menyebalkan karena darijam 5 telah menungguku selama 1 jam sampai jam 6, dimana meetingku baruselesai jam segitu.. setelah bertemu di parkiran, aku sempat menyeletuk:"loh Ri, tas kita koq sama"..Mengunakan motor matic yang diproduksi oleh perusahaan dimana Rori bekerjasaat ini, kami meluncur di jalanan kota Bandung yg mulai merayap karenawaktu pulang kerja.. langit mendung dan perjalananku kali ini disambut olehhujan lebat.. semua sudah terasa basah ketika kami memasuki sebuah tempatbernama Si Jangkung.. di tempat itu, pedasnya iga bakar sejenak membuatkulupa bahwa sore itu begitu dingin, paling tidak itu menurut pendapatku..setelah menghabiskan dua piring nasi, kami melanjutkan perjalanan ke RS.Advent.. di tempat itulah ayah mertua Rori sedang dirawat karena sakit..sebagian keluarga termasuk istri dan anaknya Rori sudah ada disitu danhendak pulang ke rumah.. sebetulnya inilah salah satu tujuanku ke Bandungkemarin, ingin menemani Rori.. bahkan tidak masalah jika harus ikut menemanimenginap semalam di rumah sakit..Dari rumah sakit, kami lalu menuju ke rumah Rori.. perjalanannya sepertinyatidak terlalu jauh, hanya banyak memutar jalan.. setelah kembali melewatiPreanger di kawasan Asia Afrika, dan lalu melewati Braga, lalu melewatijalan-jalan yg lain, akhirnya sampai juga di tempat Rori.. sisa malam kamihabiskan untuk online.. mengecek milis, situs jejaring sosial yg terkenalitu dan juga blog.. setelahnya kami tidur karena jam 7 pagi aku akan ikutRori ke tempat kerjanya, di Cicalengka..Setelah menyantap nasi goreng dan keripik ceker ayam serta coffee mix, kamisiap meluncur menyusuri jalanan Bandung di waktu pagi.. dan di pagi itu,tiba-tiba aku bilang dalam hati bahwa sepuluh tahun lagi aku ingin hidup danbertempat tinggal disini.. ya, segarnya Bandung di waktu pagi begitumempesona diriku.. dan aku seakan sudah melupakan bahwa sembilan tahun yanglalu kota ini telah membuatku sakit dan patah hati.. pagi itu, jalanandimana sering dijumpai gadis cantik telah membuka impianku yg baru.. suatusaat, aku akan tinggal disini..Perjalanan ke Cicalengka ternyata jauh juga.. seperti dari Solo ke Jogja,mungkin kurang sedikit.. berada di kantornya Rori aku jadi ingat sebuahkarakter dalam film, yaitu tarzan.. bukan karena suasana kantor yang sepertidi hutan, tapi lebih pada kelakuan si bos yang seperti tarzan yang sukaberteriak-teriak di dalam hutan, dan tarzan tersebut tidak lain adalahRori.. ketika, si bos lebih menghabiskan waktunya dengan kesibukan ini danitu, aku lebih suka mengisi waktu dengan online di depan laptop.. koneksisatu-satunya di kantor itu aku pakai sendiri, sedangkan si bos terusmondar-mandir kesana kemari.. mungkin juga yg sedikit membuatku enjoy karenaaku berhadapan satu meja dengan salah satu staff administrasi. . meskipuntidak punya banyak kesempatan untuk mengobrol, tapi lumayanlah bisa ada ygdilihat..Jam satu siang, kami meluncur balik ke bandung, menuju ke kantor pusat-nyaRori, untuk sesuatu hal yg harus diselesaikan hari itu.. dan inilah wujudpenyambutan selanjutnya dari kota Bandung untukku.. hujan lebat dan anginkencang menerpa sepanjang perjalanan.. meskipun telah berteduh, tp waktuseakan terus memburu.. dan hujan lebatpun tetap diterjang.. dan walhasilsemua menjadi basah kuyup.. untung semua harta benda yg ada di dalam tasaman, hanya sedikit terkena rembesan air..Sore itu aku berencana balik ke Jakarta, dan Rori akan langsung ke rumahsakit.. karena sama2 kebasahan, maka kami berencana ke sebuah factoryoutlet, untuk sekedar membeli celana dan baju ganti.. seandanya saja ada,kami berencana membeli celana yg sama, tapi ternyata tidak ada, dan itumembuatku menjadi tidak berniat membeli di tempat itu, sedangkan Rori jadimembeli.. tapi keputusanku untuk tidak membeli pada akhirnya disebabkankarena suatu hal.. pandangan 2 orang mbak-mbak penjaga FO yg cantik-cantikitu terasa aneh buatku.. aku seperti dihakimi dan merasa tertuduh sebagaipasangan homo seorang lelaki yang menitipkan celana dan baju basahnya keaku, juga tas bahkan sampai kartu kreditnya.. lelaki itu siapa lagi kalaubukan Rori yg telanjur dibuat jengkel oleh kedua perempuan itu.. aku menjadilucu sendiri kalau ingat hal itu.. dan rela tetap berbasah-basahan denganharapan biarlah bisa kering di badan..Setelah dari tempat itu, kami langsung menuju ke agen travel di jalanCihampelas.. disana kami bertemu denga Arif Darmawan yang sebelumnya sudahjanjian terlebih dahuku di tempat itu.. pertemuan dengan Arif hanya singkatsaja, karena Rori sudah harus segera menuju rumah sakit dan jam lima lebihsedikit mobil travelku harus berangkat membawaku kembali ke Jakarta..Setelah keluar tol yang dari arah Pasteur, aku tertidur dan ketika bangunternyata sudah memasuki tol Pondok Indah..Dua minggu ke depan rencananya aku ke Bandung lagi.. J